Sebagai seorang yang berpendidikan, tentu ingin memiliki jiwa profesional dalam bekerja. Karena seorang profesional adalah seorang yang diinginkan oleh perusahaan manapun untuk bekerja pada mereka. Tapi, apa sesungguhnya profesionalisme itu?

.

Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap profesional. Ciri-ciri profesionalisme:

  1. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi
  2. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan
  3. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya
  4. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya

Profesionalisme juga bisa di artikan sebagai suatu jiwa yang lebih memprioritaskan hasil kerja yang baik dengan proses kerja yang baik pula sesuai dengan bidang pekerjaan yang dijalani demi tercapainya tujuan organisasi dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dalam pekerjaannya itu. Karena seorang profesional mengetahui bahwa dengan mendahulukan cita-cita kesuksesan organisasi, secara otomatis akan tercapai pula prestasi pribadinya, baik itu dalam bentuk penghargaan maupun kenaikan gaji atau kenaikan pangkat. Kebalikan dari seorang profesional adalah seorang amatir.

seorang amatir adalah seseorang yang bekerja tanpa tujuan yang pasti dan hanya mementingkan kepentingannya sendiri dalam jangka pendek. Seorang amatir tidak memperdulikan apakah suksesnya bisa terus berlangsung dalam jangka panjang atau tidak. Ia tidak mempunyai arah dan tujuan yang jelas dalam bekerja. Sekedar untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja sudah cukup bagi seorang amatir, yang selamat dalam jangka pendek. Sedangkan bagi seorang profesional, apapun akan ia korbankan demi tujuan dan cita-cita yang cemerlang di masa depan. Mungkin ia akan mengalami kesulitan dalam jangka pendek, namun jika itu memang harga yang harus dibayar demi masa depan dan reputasi yang cemerlang akan kebaikan dan prestasi di masa depan, ia akan menjalaninya dengan penuh kesungguhan dan keseriusan, serius yang tidak membelenggu dan santai yang tidak main-main. Tujuan setahap demi setahap akan ia raih dengan perasaan bangga akan pekerjaan yang telah dilakukannya dengan baik dan dengan penuh dedikasi.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/human-resources/2172077-arti-profesionalisme-pengertian-profesionalisme-secara/#ixzz1uIOmFIAq